Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

Setiap perkuliahan akan dilakukan monitoring dan mekanisme sistem perkuliahan berdasarkan SAP dan GBRP. Monitoring evaluasi tersebut adalah:

1. Kehadiran Mahasiswa

Monitoring kehadiran mahasiswa dilaksanakan oleh dosen dan dilakukan rekap kehadiran setiap hari dan dimonitoring oleh ketua program studi. Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti perkuliahan minimal 80% sebagai syarat untuk mengikuti final.

2. Kehadiran Dosen

Monitoring kehadiran dosen dilakukan oleh pihak program studi yang diawasi langsung oleh lembaga penjaminan mutu universitas, setiap dosen diwajibkan mengisi daftar monitoring setiap kali menyelesaikan perkuliahan (tatap muka). Dosen diwajibkan memberikan perkuliahan minimal 80% dari jumlah pertemuan.

3. Pelaksanaan Mata Kuliah

Setiap dosen dan mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan sebanyak 13 kali pertemuan. Menjelang ujian akhir semester,dilakukan crosscheck hasil monitoring yang dilakukan oleh jurusan dengan hasil monitoring pihak yayasan.