Pedoman Monitoring & Evaluasi

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pengelolaan dosen didasarkan pada ketentuan yang berlaku, yaitu memenuhi kualifikasi akademik dan profesional, ditandai latar pendidikan yang dibuktikan dengan ijazah dan sertifikat kompetensi yang dipersyaratkan seperti termaktub dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal “45” dan 46; Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 28 Ayat (1) dan (2); dan memiliki mutu kinerja yang ditandai dengan tingkat jabatan akademik dan rekam jejak (track record) yang baik.

Pelaksanaan Monitoring & Evaluasi

Sistem monitoring dan evaluasi rekam jejak kinerja Dosen dan tenaga kependidikan dilengkapi dengan pedoman yang isinya seperti; Sistem Akademik Terpadu, Sistem Informasi Kinerja Dosen, dan Monitoring Kehadiran Mahasiswa. Evaluasi rutin kinerja dosen dan tenaga kependidikan terkait proses belajar-mengajar pada setiap akhir semester. Evaluasi program studi khususnya dalam proses belajar mengajar (PBM) dilakukan dengan cara mengedarkan kuesioner/angket evaluasi dosen dan  mahasiswa. Hasil kuesioner/angket inilah yang menjadi indeks kinerja dosen dan tenaga kependidikan. Hasil evaluasi ini dibicarakan dalam rapat rutin fakultas untuk ditindaklanjuti jika dipandang perlu.

Hasil monitoring dan evaluasi pembelajaran digunakan sebagai salah satu alat pengukuran untuk melihat kinerja proses pembelajaran. Dari data monev perkuliahan, kehadiran dosen dan persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen diformulasikan dalam bentuk Beban Kinerja Dosen (BKD). Beban Kerja Dosen terhitung sebanyak 18 SKS. Hasil BKD dilaporkan kepada pimpinan Universitas sebagai rapor kinerja dosen setiap semester. Dosen yang mendapatkan hasil BKD yang baik akan diusulkan mendapatkan penghargaan (reward).

Untuk sistem penilaian kinerja bagi tenaga kependidikan tersebut, penilaian kinerja tenaga kependidikan termasuk pustakawan, laboran dan teknisi dilakukan melalui daftar kehadiran yang diperoleh secara online dengan menggunakan finger absensi. Daftar Kehadiran online apabila setelah dibandingkan tidak sesuai dengan jumlah kehadiran dalam 1 (satu) bulan tanpa keterangan akan dikenakan sanksi berupa pemotongan imbalan presensi. Monitoring dan Evaluasi Tenaga Kependidikan diperoleh melalui dokumen Daftar Unit Kepangkatan (DUK). DUK yang ada sebagai sumber data untuk memonitor dan mengevaluasi Tenaga Kependidikan Fakultas Psikologi Universitas Bosowa yang naik pangkat, promosi jabatan serta memperoleh pendidikan dan pelatihan.