Program Studi (PS) telah memiliki mekanisme yang jelas untuk perencanaan dan pengembangan program. Perencanaan program dilakukan melalui rapat perencanaan yang diadakan berkala setiap tahun. Rapat tersebut diikuti oleh seluruh dosen tetap PS. Perencanaan program-program disusun berdasarkan renstra yang telah ditetapkan oleh lembaga. Setiap program yang dikembangkan harus mendukung renstra dari lembaga. Dalam rapat atau pertemuan tersebut juga ditetapkan target-target dari setiap program, siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaannya, jadwal pelaksanaan program dan serta anggaran.

Perencanaan dan pengembangan program tentunya dilakukan dengan memperhatikan dan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal. Hasil evaluasi internal dan eksternal didapatkan dari mekanisme seperti :

1. Planning

  • Rencana adalah sesuatu yang menjembatani antara sasaran yang akan dicapai dan kondisi awal.
  • Menentukan beberapa alternatif kegiatan program studi untuk mencapai sasaran.
  • Melakukan pengambilan keputusan dalam memilih alternatif kegiatan dari program studi.

2. Organizing

  • Perlunya cara mengatur dan mengalokasikan kegiatan dan sumberdaya agar dapat mencapai sasaran secara efisien.
  • Perlu pengaturan peranan masing-masing anggota pembagian tugas, tanggung jawab, dan otoritas
  • Dibentuklah unit-unit organisasi di tingkat jurusan dan mahasiswa seperti BEM.

3. Staffing

Meliputi pengadaan tenaga dosen, jumlah dan kualifikasi yang diperlukan bagi kegiatan termasuk perekrutan, pelatihan, dan penyeleksian untuk menempati posisi-posisi dalam suatu lingkup susunan organisasi Universitas.

4. Leading

  • Mengarahkan dan mempengaruhi sumberdaya manusia dalam organisasi agar mau bekerja sama dengan sukarela untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.
  • Berkaitan erat dengan motivasi, pelatihan, penyeliaan, koordinasi, dan konsultasi dalam ruang lingkup Universitas.
  • Perlu diperhatikan mengenai gaya kepemimpinan yang hendak diterapkan.

5. Controlling

  • Menuntun, memantau, mengkaji, dan mengadakan koreksi (jika perlu) agar hasil kegiatan sesuai dengan yang telah ditentukan.
  • Jika ada penyimpangan segera dilakukan pembetulan.
  • Pengendalian adalah salah satu upaya untuk memastikan bahwa arus kegiatan dari program belajar mengajar bergerak ke arah sasaran yang dituju.