Kebijakan dalam Suasana Akademik

OTONOMI KEILMUAN

Otonomi keilmuan merupakan kebebasan yang dimiliki anggota civitas akademika untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bertanggung jawab dan mandiri. Otonomi keilmuan di program studi Psikologi yaitu memberikan kebebasan kepada dosen untuk mengembangkan potensi mahasiswa dan disesuaikan dengan visi misi universitas.

KEBEBASAN AKADEMIK

Kebebasan akademik diharapkan dapat meningkatkan mutu akademik, memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi bangsa dan Negara dan kemanusiaan, bertanggungjawab dan tidak bertentangan dengan nilai agama, nilai etika dan kaidah akademik. Kebebasan akademik diharapkan dapat mendorong berlangsungnya proses penelitan, pembelajaran dan publikasi ilmiah secara bebas dan bertanggung jawab.

KEBEBASAN MIMBAR AKADEMIK

Kebebasan mimbar akademik berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sebagai ilmuwan yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah. Kebebasan mimbar akademik diharapkan mampu mentransformasikan iptek melalui topik-topik yang berhubungan dengan bidang keahlian di ruang kuliah, pada pertemuan ilmiah, atau melalui publikasi yang disertai dengan tanggung jawab.

Sarana & Prasarana

Event & Kegiatan

Beberapa program dan kegiatan yang menunjang proses pembelajaran dilakukan oleh Program Studi diantaranya:

  1. Seminar mengenai pengembangan ilmu psikologi pada tahun 2011
  2. mengadakan lokakarya kurikulum pada tahun 2013 yang bertujuan untuk memperbaiki materi perkuliahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masukan dari stake holder
  3. mengadakan pameran pada tahun 2015 yang berisikan materi tentang mata kuliah seperti psikologi konservasi dan lingkungan, psikologi sosial dan psikologi konseling. Jadi dalam pameran ini bertujuan sebagai proyek untuk menyelesaikan mata kuliah yang dijalani oleh mahasiswa.
  4. penelitian dosen pada tahun 2011-2014. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian dosen pemula
  5. pengenalan kehidupan kampus melalui orientasi mahasiswa baru yang diadakan setiap tahun, temu dosen dosen – mahasiswa – alumni dalam forum akademik yang diadakan setiap tahunnya.

Interaksi antar Cendekia

  1. Interaksi akademik antara dosen – mahasiswa.
    1. Upaya
    Dalam mengembangkan interaksi antara dosen dan mahasiswa, program studi Psikologi melakukan berbagai langkah-langkah yaitu melaksanakan perkuliahan dengan berbagai metode baru, seperti pelaksanaan pameran terkait mata kuliah yang di laksanakan di tiap semester atau melakukan kunjungan lapangan ke berbagai tempat yang berkaitan dengan mata kuliah.
    2. Hasil
    Hasil yang didapatkan dari upaya ini adalah meningkatnya sikap antusias mahasiswa terhadap mata kuliah sehingga akan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut. Selain itu kreativitas mahasiswa ikut terasah akibat tugas kuliah yang diberikan dengan berbagai model mulai dari membuat poster, karya tangan, dan film pendek.
  1. Interaksi akademik antara mahasiswa – mahasiswa.
    1. Upaya
    Program Studi Psikologi berupaya membangun komunikasi yang baik antar mahasiswa. Interaksi akademik diupayakan melalui metode perkuliahan yang disajikan dalam bentuk diskusi kelompok dan pemberian tugas atau proyek yang melibatkan lebih dari satu mahasiswa. Selain itu dilakukan pula kelompok-kelompok diskusi tentang mata kuliah. Adapun kegiatan lain yang dilakukan diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir berupa program bimbingan karir dengan tujuan dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa tentang karir yang akan mereka tempuh setelah menyelesaikan program S1.
    2. Hasil
    Hasil yang didapatkan setelah pelaksanaan metode ini adalah mampu lebih mengakrabkan antar mahasiswa, mengurangi sekat-sekat antar mahasiswa dan mengajarkan mahasiswa untuk bekerja secara kelompok. Untuk program bimbingan karir mahasiswa mendapatkan gambaran tentang perencanaan yang akan mereka tempuh setelah menyelesaikan studi, sehingga mengurangi kebingungan dan kecemasan mahasistwa tingkat akhir.
  1. Interaksi akademik antara dosen-dosen
    1. Upaya
    Untuk meningkatkan interaksi akademik dosen-dosen dilakukan rapat rutin setiap bulan. Selain itu dalam pelaksanaan perkuliahan diterapkan sistem kelompok pengajar. Kelompok pengajar ini dibuat berdasarkan latar belakang yang sama, sehingga tidak terdapat perbedaan pandangan dalam proses mata kuliah. Upaya diskusi juga dilakukan ditiap awal semester tentang rencana perkuliahan yang membahas tentang SAP, GBRP dan tugas akhir yang berupa pameran di tiap semesternya.
    2. Hasil
    Hasil yang diperoleh adalah terjadinya kesepahaman antar dosen, baik dari segi pelaksanaan hingga tugas-tugas yang akan dilakukan dalam proses perkuliahan selama semester berjalan. Pelaksanaan kelompok pengajar memberikan hasil berupa menghasilkan metode pembelajaran yang baru dan lebih inovatif, selain itu dapat meringankan beban mengajar tiap dosen sehingga dapat lebih mengoptimalkan pelaksanaan tridharma. Untuk SAP  dan GBRP dapat dilakukan perbaikan tentang materi yang dianggap perlu ditambahkan atau dihilangkan sesuai hasil diskusi tim pengajar.

Pengembangan Perilaku Kecendekiawanan

  1. Kegiatan penanggulangan kemiskinan
    Kegiatan ini berupa bakti sosial seperti kunjungan ke Panti Asuhan, Panti Sosial dan Panti Wredha. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun yang bertujuan selain memberikan bantuan berupa materi seperti dana dan pakaian, kegiatan ini juga sebagai program yang dapat meningkatkan rasa solidaritas dan peduli bagi dosen dan mahasiswa.
  1. Pelestarian Lingkungan
    Kegiatan ini dirangkaikan dengan salah satu mata kuliah yaitu Psikologi Konservasi dan Lingkungan, kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan memungut sampah di sekitar Universitas. Kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh peserta mata kuiah tapi oleh seluruh dosen, mahasiswa dan pegawai. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa sadar akan lingkungan.
    Selain itu kegiatan lain yang rutin dilakukan adalah pelaksanaan penyuluhan tentang AIDS. Kegiatan ini dilakukan tiap tahun pada saat hari AIDS se-dunia. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pemeriksaan darah gratis bekerja sama dengan Rumah Sakit.
  1. Kegiatan Penanggulangan Masalah Ekonomi.
    Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar terkait masalah ekonomi. Kegiatan ini seperti bazaar bahan makanan pokok.