Pelaksanaan Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

MONITORING KEHADIRAN DOSEN

Monitoring kehadiran dosen dilakukan oleh pihak program studi yang diawasi langsung oleh lembaga penjaminan mutu universitas, setiap dosen diwajibkan mengisi daftar monitoring setiap kali menyelesaikan perkuliahan (tatap muka). Dosen diwajibkan memberikan perkuliahan minimal 80% dari jumlah pertemuan.

MONITORING KEHADIRAN MAHASISWA

Monitoring kehadiran mahasiswa dilaksanakan oleh dosen dan dilakukan rekap kehadiran setiap hari dan dimonitoring oleh ketua program studi. Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti perkuliahan minimal 80% sebagai syarat untuk mengikuti final.

PELAKSANAAN MATA KULIAH

Setiap dosen dan mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan sebanyak 13 kali pertemuan. Menjelang ujian akhir semester,dilakukan crosscheck hasil monitoring yang dilakukan oleh jurusan dengan hasil monitoring pihak yayasan.

Mekanisme Penyusunan Materi Perkuliahan

Mata kuliah telah disusun oleh kelompok dosen dalam bidang ilmu masing-masing kemudian dibahas melalui rapat dosen Program Studi dan stakeholder untuk memberikan masukan-masukan untuk pengembangan mata kuliah tersebut. Susunan Mata Kuliah harus mengacu pada kurikulum dengan berdasarkan SAP dan GBRP.